the last barongsai, film keluarga yang kental akan nilai budaya dan kebhinekaan

the last barongsai, film keluarga yang kental akan nilai budaya dan kebhinekaan
23 Januari 2017 12:40 WIB

Menyambut Imlek, Karnos Film merilis "The Last Barongsai" yang siap tayang pada 26 Januari 2017. Tak hanya membahas soal budaya Tionghoa, tapi nilai-nilai keberagaman dimasukkan dalam film ini.

Film The Last Barongsai, yang diangkat dari novel berjudul sama karya Rano Karno, rupanya lahir karena kekhawatiran pribadi Rano akan keberadaan unsur-unsur tradisional pada masa kini.

Sebagai Executive Producer Rano Karno mengungkapkan, jika ide awalnya didapat saat dia berkunjung ke salah satu daerah di Tangerang. Di sana, Rano melihat ada sebuah rumah yang masih sangat kental budaya khas Tionghoa-nya.

"Ada sebuah kultur yang menarik di Tangerang, yaitu Cina Benteng. Mereka ini terbentuk setelah perang pada tahun 1740, perang VOC dengan Tionghoa. Mereka pecah, ada yang lari ke Tangerang dan Karawang," katanya.

"Ternyata, etnis ini sangat memengaruhi ekonomi segala macamlah. Bahkan, memengaruhi segi agama. Banyak ulama China yang terkenal, tetapi saya tidak membicarakan itu. Saya bicara ada kesenian yang sama dengan Betawi," katanya.

Film yang disutradarai oleh Ario Rubbik ini dibintangi oleh berbagai akrtis dan aktor hebat, seperti Dion Wiyoko, Tyo Pakusodewo, seperti Aziz Gagap, Hengky Solaiman, Vinessa Inez, Furry Citra, dan penampilan spesial dari Rano Karno serta Surti Karno.

Pemeran utamanya, Dion Wiyoko dipercaya memerankan karakter Aguan yang menurutnya tidak terlalu sulit sebagai anak keturunan Cina.

"Yang bikin menarik masalah tradisinya ini, adanya kebhinekaan, yang membuat gue ngambil film ini dan harus. Kebetulan diproduksi oleh Karnos Film yang akhirnya gue bisa satu frame langsung oleh Om Rano Karno. Banyak sekali pemain senior yang sudah luar biasa pengalamannya, Om Henky Sulaiman, Om Tyo Pakusadewo, Mbak Suti Karno. Ini momen yang pas lah apalagi sebentar lagi mau Imlek," jelas Dion.

Sebagai Aguan, Dion ditantang untuk bisa bermain Barongsai. Ia rela harus latihan khusus demi mendalami karakternya di film The Last Barongsai.

"The Last Barongsai" bercerita tentang Aguan (Dion Wiyoko) yang galau antara memilih beasiswa ke luar negeri atau menghidupkan kembali perkumpulan barongsai milik sang ayah (Tyo Pakusadewo) yang sudah lama ditutup. Nilai-nilai toleransi antar umat beragama, diperlihatkan di sini. Bagaimana cara mereka berinteraksi dan bersahabat tergambar jelas.







Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz