Kalau sebelumnya sudah ada rekomendasi makanan penutup atau dessert khas Surabaya, kini anda bisa menikmati kuliner berat berbahan lontong. Meskipun tengah diberlakukan PPKM, anda bisa membawa pulang makanannya atau bahkan membuatnya sendiri. Berikut rekomendasinya.

Kuliner satu ini bisa anda temukan di pinggir jalan, depot hingga restoran. Dalam satu piring terdapat porsi yang cukup lengkap mulai dari lontong, tauge rebus, tahu yang dipotong-potong, lenthi hingga kuah lontong dengan tambahan bumbu petis. Satu yang menarik dari hidangan ini adalah lentho. Lentho merupakan sejenis perkedel dari kacang yang digoreng kering dan dibuat dengan cetakan kepala tangan. Dinamakan lontong balap karena dahulu banyak penjual yang menjajakan kuliner ini sambil dipikul dan terasa cukup berat. Untuk menghindari rasa berat yang terlalu lama, para penjual ini berjalan cepat layaknya tengah balapan.

Sesuai dengan namanya, kuliner khas Sidoarjo ini memang menyuguhkan kupang. Kupang sendiri merupakan sejenis kerang laut dengan bentuk yang sangat kecil dan biasanya berwarna putih. Anda bisa menemukan kupang di pinggir pantai atau lumpur air asin. Rasanya yang khas membuat lontong kupang banyak diminati. Belum lagi jika ditambahkan dengan sate kerang, bawang goreng dan es degan.

Kuliner berbahan lontong lainnya yang wajib anda coba adalah lontong mie. Kuliner ini merupakan adaptasi dari lontong balap dengan tambahan mie yang sudah dibumbui. Rasa khas dari lontong ini terletak pada petisnya yang memberikan aroma gurih. Untuk beberapa penjual, mereka masih menyajikannya dengan cara tradisional dengan daun pisang.