Uniknya perayaan natal di berbagai Negara di dunia (bagian 1)

24 Desember 2018 07:56 WIB

Hari Raya Natal adalah satu perayaan penting bagi umat kristiani. Memperingati hari kelahiran Yesus Kristus, Natal dirayakan dengan berbagai tradisi oleh banyak negara di seluruh penjuru dunia, dengan satu garis besar kesamaan bahwa perayaan ini merupakan moment untuk berkumpul dengan seluruh keluarga dan merayakannya dengan menikmati berbagai hidangan khas negara itu.

Perayaan natal dari beragam tradisi kebudayaan dan perpaduannya dengan kebudayaan yang mendunia membuat perayaan natal menjadi tradisi yang unik di berbagai negara. Dan inilah keunikan tradisi perayaan natal dari beberapa negara di dunia…

 

Natal di Palestina

 

Bagaimana tradisi perayaan natal di kota kelahiran Yesus, Bethlehem? Well, 10% penduduk Palestina beragama Kristen di mana 22.000 pemeluknya tinggal di Bethlehem dan mereka merayakan Natal bersama para peziarah dari seluruh dunia yang datang ke Bethlehem untuk merayakan natal. Natal di Bethlehem menjadi salah satu tujuan wisata dunia, sekitar 150.000 orang peziarah bisa datang ke kota ini tiap tahunnya.

Pohon natal utama sudah dipasang dan dinyalakan di Manger Square, lapangan yang berada di depan gereja tempat kelahiran Yesus, sejak awal bulan Desember. Parade natal menjadi salah satu acara yang ditunggu, biasanya diselenggarakan tiga kali selama natal, karena tanggal perayaan natal yang berbeda dari para pemeluk agama Kristen Palestina dan para peziarahnya. Tanggal 25 Desember parade diadakan oleh penduduk beragama Katolik dan Protestan, tanggal 6 Januari untuk pemeluk agama Kristen Ortodok Yunani yang banyak dipeluk oleh warga Palestina dan pada 17 Desember dirayakan oleh Kristen Armenia.

Tradisi merayakan natal dengan berkumpul bersama seluruh keluarga juga tidak bisa dipisahkan dari perayaan Natal di Palestina. Seperti kebanyakan tradisi di Timur tengah, makanan yang disajikan banyak berupa makanan barbeque, baik lamb chop, kebab, dan sebagainya, yang disajikan dengan berbagai jenis salad. Desert dan kue kecil menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari meja jamuan ini dengan berbagai makanan khasnya seperti kubba (daun anggur yang diisi dengan nasi dan daging) serta kue-kue kecil manis yang menggugah selera khas Timur Tengah.

 

Natal di Mexico

 

Tradisi perayaan natal di Meksiko merupakan perpaduan tradisi dari kebudayaan amerika latin, pengaruh kebudayaan Spanyol yang membawa agama katolik ke Negara ini dan tentu saja budaya dari Amerika Serikat. Masyarakat Meksiko dikenal sangat religius. Rangkaian perayaan Natal di Meksiko dimulai sejak tanggal 12 Desember sampai 6 Januari. Dimulai dengan perayaan Santa Maria Guadalupe pada 12 Desember. Dilanjutkan dengan Perayaan Possada yang dimulai pada 16 Desember sampai 24 Desember untuk mengenang perjalanan Maria dan Yosef untk mencari penginapan. Posada dirayakan setiap hari dengan mengadakan pesta bergantian dari rumah ke rumah, sampai Maria dan Yosef menemukan tempat perlindungan pada malam Natal. Kandang tempat Yesus dilahirkan yang dikenal dengan Nacimiento adalah unsur penting dari hiasan natal di Meksiko. Sementara Pinata juga tidak bisa dilepaskan dari tradisi perayaan, biasanya terbuat dari kertas hias dan diisi dengan permen. Memukul Pinata mempunyai arti tersendiri bagi rakyat Meksiko. Berbentuk bintang dengan tujuh sudut menandakan tujuh dosa dasar manusia, yang harus dikalahkan.

Makanan khas Meksiko seperti tamale (daging berbumbu), ponche dan bunuelos menjadi sajian khas yang tidak bisa dipisahkan dari pesta perayaan natal. Dengan hiasan bunga Poinsetia yang dikenal sebagai bunga natal dari Meksiko juga menjadi bagian penting dalam dekorasi natal. Kegiatan bertukar kado sendiri baru akan dilakukan pada perayaan Ephiphany pada 6 Januari. 

For your info ladies, beberapa kota di Meksiko merayakan natal dengan turunnya salju, so there is also white Christmas in Mexico.

 

Natal di Australia

 

Natal tidak hanya dirayakan oleh mereka yang beragama kristiani di benua itu, karena natal adalah sebuah perayaan kebudayaan dan saat untuk berbagi kasih dan bertukar kado dengan keluarga dan teman-teman. Dirayakan pada 25 Desember saat puncak musim panas, mereka akan menggelar jamuan natal di siang hari dengan pesta barbeque dan pergi ke pantai. Menu seperti kalkun, seafood, khususnya udang besar dan pudding buah pavlova menjadi menu khas di perayaan natal di negeri down under ini. Buah ceri adalah buah favorit warga Australia yang membuatnya menjadi salah satu bingkisan natal pilihan. Tradisi menghias rumah di Australia sudah dilakukan sejak awal Desember dengan berbagai ornament natal khususnya hiasan dengan sejenis tanaman semak khas Australia dengan bunganya yang berwarna merah.

Australia mempunyai versi cerita sendiri tentang kedatangan Santa Klaus, di mana Australia menjadi pemberhentian trakhir dari Santa dan anak-anak akan menyediakan wortel bagi rusa milik Santa dan Santa Klaus menikmati liburannya di Australia yang hangat. Christmas Carol pun menjadi bagian tidak terpisahkan dari Australia bahkan perayaan publik banyak digelar bahkan sudah menjadi tradisi, misalnya event tahunan Carol by Candlelight di Melbourne  yang dihadiri oleh banyak penduduk Australia. Kemudian perayaan itu akan dilanjutkan keesokan harinya dengan Boxing Day, di mana penduduk Australia menikmati banyak gelaran olahraga seperti tinju dan kriket.

  

Natal di Irlandia

 

Perayaan natal di Irlandia mempunyai ke-khasan tersendiri, yang merupakan percampuran antara budaya celtic dan tradisi natal Eropa. Ada tradisi kuno di Irlandia untuk memasang lilin yang tinggi dan besar di pinggir jendela saat malam natal. Lilin ini dibiarkan menyala semalaman untuk emmbimbing Maria dan Yosef yang sedang mencari penginapan pada malam kelahiran Yesus. Selain itu, mereka juga akan mendekorasi rumah mereka dengan tanaman Holly dan Ivy yang menurut kepercayaan celtic akan membawa keberuntungan, bahkan mereka akan memasang rangkaian holly di rumah mereka sebagai hiasan natal meskipun pohon natal tetap menjadi hiasan dekor utama.

Hidangan natal untuk seluruh keluarga berupa olahan kalkun, ham, ayam, kentang (bahan makanan yang tidak bisa lepas dari kebudayaan Irlandia), brussel-sprout dan sayuran lainnya. Dengan sajian desert nya yang khas yaitu irish christmas pudding.

Kota-kota di Irlandia pun tidak kalah berhias dengan symbol-simbol suci, lampu dan pohon natal yang besar yang biasanya diletakkan di tengah kota. Sementara gereja-gereja mendirikan kandang tempat kelahiran Yesus dengan diorama yang menceritakan tentang kisah kelahiran Yesus dan kedatangan orang majus dari Timur yang biasanya diletakkan di depan properti gereja. Ada satu tradisi juga yang dilakukan oleh orang Irlandia untuk merayakan natal, terutama di daerah Sandy Cove yang terletak di selatan kota Dublin. Mereka akan merayakan natal dengan berenang di laut, yang bisa dianggap sebagai uji nyali karena dinginnya Irlandia saat musim dingin.

 

 

image cover photo source : dailymail.com



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz