skin fasting, ternyata kulit juga perlu berpuasa

10 Juni 2019 21:23 WIB

 

Jika kemarin umat Muslim sudah melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan lamanya, ternyata kulit juga ada puasanya loh. Bernama skin fasting, trend skin care ini mulai menjamur di kalangan beauty blogger maupun beauty vlogger.

Sejarah skin fasting sendiri berasal dari Jepang. Caranya, tidak menggunakan skincare apapun di wajah selama satu atau dua hari.

Skin fasting akan membantu proses detoksifikasi kulit atau membuang racun saat kulit sedang dalam masa regenerasi berkala dalam, yaitu satu bulan sekali.

Namun karakter atau jenis kulit Anda harus diperhatikan. Pasalnya, tidak semua kulit bisa melakukan skin fasting.

Misalnya, jika jenis kulit Anda termasuk kategori berminyak, skin fasting malah akan membuat kulit semakin berminyak. Kulit kategori kering pun juga tidak bisa karena akan membuat kulit semakin kering dan berujung rentan iritasi.

Kulit yang cocok untuk melakukan skin fasting adalah kulit normal. Jika Anda memiliki kulit yang termasuk kategori normal, cobalah sesekali melakukan skin fasting. Manfaat skin fasting adalah meminimalisir penggunaan skincare yang mengandung bahan kimia.

Kulit Anda juga perlu istirahat dari bahan kimia yang beresiko merusak kulit. Hal yang paling penting, konsultasikan ke dokter sebelum melakukan skin fasting.

Hal itu karena sangat penting untuk mengetahui kondisi kulitmu sebelum melakukan skin fasting karena tidak semua jenis kulit bisa menjalaninya.

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz