Sering Dianggap ‘Drama Queen’, Mungkin Itu Tanda Kepribadian Histrionik

26 November 2019 05:25 WIB

 

“Bagaimana Penampilanku? Sudah oke kan?” Kalimat seperti itu kerap kali muncul dari seseorang yang merasa kurang percaya diri. Memang keliahatannya biasa, namun juga terus dilakukan secara berulang-ulang sebagai bentuk validasi, hal ini bisa saja menjadi sebuah tanda-tanda gangguan kepribadian. Histrionik adalah salah satu gangguan kepribadian yang ditunjukkan dengan ciri-ciri seperti ini. Mereka yang memiliki kepribadian histrionik akan menggantungkan penilaian orang lain dan dramatis dalam menyikapi suatu hal.

Mengenal Histrionic Personality Disorder

 

Kepribadian Histrionic Personality Disorder (HPD) merupakan pola perilaku yang bisa terlihat dari cara seseorang memandang suatu masalah, berhubungan dengan orang lain, menilai diri sendiri hingga memandang dunia yang ia tinggali. Pada umumnya seseorang yang memiliki HPD akan lebih mencolok dibandingkan dengan orang lain karena memiliki emosi yang tidak stabil dan selalu mencari perhatian. Tingkah khasnya untuk menjadi pusat perhatian seperti bersandiwara hingga mendramatisi diri yang berujung pada keinginan untuk selalu diperhatikan. Orang dengan HPD ini sering kali disebut sebagai drama queen atau ratu drama.

Salah satu hal yang pasti, seseorang yang memiliki HPD pasti memiliki kemampuan verbal yang mumpuni serta mampu memanipulasi lingkungan agar selalu terfokus pada dirinya saja. Mereka kerap kali membutuhkan validari dan persetujuan dari orang lain akibat dari pola piker yang kurang stabil. Contoh yang sering terjadi seperti menanyakan hal-sal tentang penampilan fisiknya, bersikap sensitive pada kritik, egois, hingga kerap tidak berpikir sebelum bertindak.

Penyebab HDP

Pada dasarnya, belum ada yang mengetahui penyebab dari gangguan kepribadian histrionik ini. Namun, beberapa penelitian menyebutkan sebuah peristiwa masa kecil hingga faktor genetik dapat menjadi penyebab seseorang mengidap HPD. Tak hanya itu, HPD juga lebih banyak dialami oleh perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Meski begitu, seseorang dengan HPD bisa lebih mudah bekerja di lingkungan sosial dan pekerjaan. Hal ini dikarenakan mereka menganggap suatu hubungan pertemanan sebuah hubungan yang erat meskipun orang lain merasa yang sebaliknya.

Pengobatan HPD

Salah satu bentuk penanganan yang direkomendasikan untuk gangguan kepribadian histrionik adaah psikoterapi. Terapi ini akan mendukung dan berfokus pada solusi yang mampu melihat emosi penderita HPD yang berdinamika dan tanpa batas. Perawatan ini dianggap mampu membantu penderita HPD untuk belajar berhubungan dengan orang lain dengan menggunakan cara yang lebih positif.

 

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz