Saatnya Perempuan Surabaya Berkolaborasi

Saatnya Perempuan Surabaya Berkolaborasi
29 Maret 2021 19:53 WIB

Peranan pengusaha perempuan dalam geliat perekonomian Indonesia tidak boleh diremehkan. Tercatat banyak perempuan sukses menduduki posisi penting di berbagai perusahaan bahkan di pemerintahan. Sri Mulyani adalah salah satu nama perempuan berpengaruh di Indonesia, kiprahnya tak perlu diragukan lagi.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pertumbuhan pengusaha perempuan juga mengikuti. Banyak perusahaan yang sukses dipimpin oleh mereka. Perempuan yang dikenal multitasking dipercaya sanggup menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan sebuah usaha atau organisasi.

Tepat pada tahun 2021 , Hari Perempuan Internasional mengambil tema “Choose to Challenge”. Perempuan diajak untuk tidak menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Dan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Cohive Voza Surabaya menghadirkan 5 womenpreneur dalam sebuah Talkshow Offline bertajuk "A Woman Should Be Two Things: Who and What She Wants".

Lima perempuan yang dihadirkan adalah sosok inspiratif pengusaha yang sukses membangun karirnya. Dimoderatori oleh Mila Wijaya, lima perempuan yang dihadirkan adalah : Belinda Tanoko (CEO Tanrise Property), Margareth Sridjaja (Founder of womenpreneur.id), Cynthia Cecilia (Founder & CEO of Jobhun), Eunike Selomith (Founder & Marketing Director dr soap) dan Rosiana Alim (Entrepreneur, Educator, and Personal Branding Expert).

Saatnya Perempuan BerkolaborasiFoto dari Kiri ke kanan : Mila Wijaya (Moderator), Belinda Tanoko, Rosiana Alim, Margareth Sridjaja, Eunike Selomith dan Cynthia Cecilia.

Acara yang digelar beberapa waktu (26/03) lalu ini disambut antusias oleh perempuan lain di Surabaya. Terbukti meski tempat dibatasi karena mengikuti protokol acara ditengah pandemi, banyak perempuan yang hadir dan memberikan pertanyaan seputar kepercayaan diri dan seni menjadi pemimpin di era sekarang.

Mereka juga membagikan pengalaman bagaimana menghadapi kondisi perusahaan di kala pandemi dan strategi yang diterapkan untuk tetap memimpin perusahaan dengan baik.

 “ada 3 hal yang harus kita ingat untuk menghadapi keadaan tidak menentu di era pandemic seperti ini. Bahwa kita membutuhkan tim yang memiliki satu visi, satu karakter, dan satu capacity untuk meraih tujuan yang sama. Dengan kondisi bisnis yang tidak menentu tentu menjadi challenge tersendiri dan membutuhkan kekuatan tim. Sebagai satu tim, tentu kita harus punya satu pandangan sama untuk membuat action plan yang fokus untuk tujuan yang kita capai. Untuk tetap bangkit di era New normal ini,”ungkap Belinda Tanoko.

Menyambung Belinda, Cynhtia juga memberikan tips dalam menghadapi kondisi bisnis di era pandemi. Bahwa semua perempuan bisa memanfaatkan peluang Kolaborasi. Menurutnya di era saat ini sangat memungkinkan satu organisasi menjalin kolaborasi dengan organisasi lain tanpa adanya batas ruang dan waktu. “Di tahun 2021 kita harus membuka diri, membuka oportunity tidak cuma di kota Surabaya, tapi kita bisa memperluas jaringan kita dengan kota lainnya”, pungkasnya. 

Saatnya Perempuan BerkolaborasiFoto Antusiasme Peserta Talkshow Offline

Acara ini juga didukung oleh womanblitz.






Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz