Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia
13 Mei 2021 07:57 WIB

 

Di Indonesia, perayaan lebaran identik dengan kegiatan silaturahmi, saling bermaaf-maafan hingga manyantap hidangan ketupat dan opor ayam bersama seluruh keluarga. Namun, ternyata banyak tradisi-tradisi untuk merayakan lebaran dari berbagai negara di dunia yang unik. Meski di berbagai belahan dunia masih diberlakukan pengetatan karena pandemi Covid, namun Ada beberapa tradisi lebaran yang biasa dirayakan bersama keluarga dan teman. Berikut beberapa perayaan lebaran dari berbagai negara di Dunia.

 

Tradisi Chaand Raat di India

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Perayaan Hari Raya Idul Fitri di India ditandai dengan perayaan Chaand Raat yang berlangsung pada malam terakhir Ramadan. Pada malam ini, masyarakat akan pergi keluar untuk mengunjungi pasar malam dan juga para perempuan India akan mengenakan busana tradisional lengkap dengan menghias tangan mereka menggunakan henna. Kemudian, pada hari lebaran tiba, masyarakat Idia akan merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga dan menyantap hidangan Servai yang merupakan hidangan sejenis bihun yang disajikan pada saat moment penting dan juga Sheer Kurma sebagai penutup.

 

Perayaan Bajram di Kosovo

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Di Kosovo, perayaan Idul Fitri disebut sebagai perayaan Bajram. Pada hari Bajram, masyarakat akan bangun lebih pagi dari biasanya untuk bersiap mengikuti salat bersama di masjid. Para pria akan pergi ke masjid sedangkan para perempuan akan tinggal di rumah untuk menyiapkan makanan. Makanan yang sering menjadi suguhan adalah makanan tradisional Kosovo seperti Pite, Borek dan berbagai dessert seperti puding nasi dan Baklava. Sepulang dari masjid, orang-orang akan keluar rumah dan berkeliling untuk saling memberikan selamat hari raya. Setelah itu acara dilanjutkan dengan menyantap hidangan dan minum teh bersama keluarga.

 

Festival Qingming di China

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Festival Qingming adalah tradisi ziarah ke makam nenek moyang penyebar agama Islam di China. Masyarakat muslim di China khususnya di Provinsi Yuan setelah mereka melakukan ibadah salat Ied, mereka akan mengunjungi makam Sayyid Ajjal dan membersihkannya. Sayyid Ajjal adalah seorang yang dikenal yang mengenalkan ajaran Islam di China. Dikisahkan, Sayyid Ajjal meninggal dunia karena terbunuh saat tragedi Revolusi Kebudayaan. Usai membersihkan makan, masyarakat akan berdoa bersama dan dilanjutkan dengan berkumpul bersama keluarga.

 

Perayaan Idul Fitri di Amerika

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Agama Islam adalah salah satu agama minoritas di Amerika sehingga pemerintah Amerika tidak memberikan hari libur untuk merayakan hari besar umat Islam ini. Sehingga, banyak masyarakat muslim di Amerika Serikat yang memilih untuk tidak bekerja atau sekolah pada saat Hari Raya Idul Fitri tiba. Kebanyakan manyarakat muslim Amerika adalah imigran dari berbagai belahan dunia sehingga, perayaan Idul Fitri pun juga berbeda-beda sesuai culture masing-masing keluarga. Meski begitu, perayaan yang pasti dilakukan adalah salat Ied bersama di masjid atau Islamic Center lalu dilanjutkan dengan saling bermaaf-maafan kepada sesama.

 

Perayaan Seker Bayram di Turki

Perayaan Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Di kawasan Turki, perayaan Idul fitri dikenal sebagai Ramadan Bayram atau Seker Bayram yang beratri Perayaan Manisan. Sama seperti perayaan Idul Fitri di berbagai belahan dunia, masyarakat muslim Turki akan pergi ke masjid untuk salat Ied berjamaah lalu berkumpul bersama keluarga. Yang membedakan perayaan Seker Bayram di Turki dengan daerah lain di dunia adalah jika di negara lain anak-anak akan diberikan uang saku atau THR ketika mengunjungi rumah tetangga, di Turki, anak-anak adakan menadaptkan permen dan makanan khas Turki seperti Baklava.

 

 

(Photo sources: Dokumentasi Internet)

 

 






Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz