Pengaruh Bergosip pada Kesehatan Wanita

7 November 2018 00:11 WIB

Bergosipmemiliki pengaruh yang besar pada kebahagiaan dan kesejahteraan para wanita.  Begitulah hasil penelitian yang dilakukan oleh Robin Dunbar, seorang professor Psikologi Evolusioner dari Oxford University, yang dipaparkannya di Cheltenham Science Festival, 2 -7 Juni lalu.

Dalam salah satu penelitiannyayang difokuskan pada tingkat penyakit dari para ibu dengan anak yang masih balita, diketahui bahwa ibu yang berkomunikasi secara teratur dengan teman-teman dan keluarganya memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Semakin sering mereka berkomunikasi dengan teman-teman dan keluarga, semakin jarang para ibu dan balitanya terserang penyakit.

Hal itu bisa terjadi karenamenurut penelitian lainnya dari Universitas Michigan, bergosip meningkatkan kadar progresterone, hormon yang berfungsi mengurangi tingkat kecemasan dan stres,  pada wanita.

Tentu saja, nilai berita dari gosip tersebut harus benar adanya, karena  fungsi sosialgosip sebenarnya adalah merajut keakraban dalam sebuah komunitas, jadi gosip juga harus ramah dan membantu.

 

Karena begitulah asal mula kegiatan bergosip ini pada jaman dahulu. Istilah bahasa Inggris gosip berasal dari kegiatan di kamar tidur pada saat seorang wanita melahirkan. Pada jaman dahulu, melahirkan adalah sebuah kegiatan sosial bagi wanita, di mana saudara perempuan dari wanita yang hendak melahirkan dan tetangganya berkumpul, untuk mengobrol, memberikan bantuan dan dukungan kepada sang calon ibu, atau hanya menemaninya melewati waktu. 

(Maya)



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz