lakukan 6 tips berikut agar kekebalan tubuh si kecil meningkat

12 Juni 2019 21:53 WIB

 

Memasuki pertengahan tahun ini, kondisi cuaca kota Surabaya menjadi lebih dingin, namun tetap saja pada siang hari matahari bersinar terik meskipun terkadang sedikit mendung. Kondisi berubah-ubah seperti ini membutuhkan daya tahan tubuh yang baik agar tetap fit menjalani aktivitas, begitu juga dengan si kecil.

Nah, untuk menghalau berbagai penyakit yang menyerang, anda bisa membiasakan si kecil untuk melakukan 6 hal di bawah ini untuk membangun kekebalan tubuhnya.

1. Tidur cukup dan berkualitas

Di umur si kecil yang sedang aktif-aktifnya, ia memang perlu melakukan berbagai kegiatan yang bisa mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya. Meski demikian ia juga butuh istirahat yak cukup dan juga berkualitas untuk membantu memulihkan energinya kembali.

Oleh karena itu, tugas anda adalah perlu memastikan jam tidur si kecil yang cukup dan juga berkualitas. dimana ia bisa tidur nyenyak tanpa perlu sering terbangun. Karena jika si kecil mengalami kurang tidur, hal itu bisa mengakibatkan produksi protein sitokin yang memelihara kekebalan tubuh menurun.

Yang anda perlu lakukan adalah memantau jam tidur si Kecil yakni jika anak berusia 3 – 6 tahun ia wajib tidur sebanyak 10 hingga 12 jam per hari.

2. Ajak berolahraga

Tak hanya melalui olahraga serius, anak yang sehari-harinya aktif juga bisa termasuk melakukan olahraga ringan. Sayangnya, saat ini banyak anak yang terlanjur lekat dengan gadget, sehingga menyebabkan menjadi kurang aktif.

Jika sudah terlanjur ketagihan gadget, sebaiknya anda mulai memberikan pengertian kepada si kecil, jika terlalu sering bermain gadget itu bisa membuat matanya sakit atau hal-hal buruk lainnya.

Agar menjadi pribadi yang gemar berolahraga, sebaiknya anda dan pasangan juga menunjukkan bahwa kalian juga senang berolahraga. Dengan begitu si Kecil bisa meniru kebiasaan berolahraga rutin yang dilakukan orang tuanya. Anda juga bisa menjadwalkan aktivitas outdoor bersama keluarga secara rutin.

3. Ajarkan mengelola stres dengan baik

Stress pada anak memberikan efek yang sama seperti orang dewasa, seperti gangguan pola tidur dan makannya. Kondisi ini akan berdampak pada menurunnya kemampuan respon kekebalan tubuh anak.

Anak-anak usia pra sekolah, umumnya stres saat ia akan masuk PAUD atau bermasalah dengan temannya. Saat anda menemui tanda-tanda anak stres, anda bisa membantunya untuk mengatur beban yang membuatnya stres.

Misalnya mengurangi aktivitas di luar sekolah, seperti les yang tidak ia sukai dan tidak membuatnya tertarik. Jika ia tidak berani mengungkapkan apa yang dirasakan pada orangtuanya, sebaiknya bantu agar ianyaman dan berani bicara pada anda atau pasangan. Bisa dimulai memancingnya dengan anda yang mulai bercerita terlebih dahulu.

Jika, ia sedang dilanda masalah, sebaiknya ajarkan bagaimana cara menyelesaikan masalahnya sendiri untuk mengurangi beban pikirannya.

4. Jaga kebersihan itu penting

Kebersihan tubuh, pakaian, makanan, atau minuman, serta lingkungan si kecil perlu menjadi perhatian orang tua. Mengingat si kecil yang baru berumur 3 tahun-an dan sistem kekebalan tubuhnya belum

Meski demikian bukan berarti jadi mengurung anak di kamar tidurnya saja demi mengurangi paparan kuman. Anda bisa membiasakan si kecil untuk mandi 2 kali sehari dan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan.

Ajak juga si kecil membantu anda ketika sedang mencuci pakaian, piring atau kegiatan bersih-bersih lainnya. Hal itu semata-mata untuk mengajarkan nya agar terbiasa dengan kebersihan.

5. Makan makanan penambah imun

Mengonsumsi makanan yang tinggi vitamin A, C, E, D, Zinc, dan Omega-3 dapat meningkatkan sel darah putih dan sel pembuh alami untuk melawan penyakit.

Misalnya, seperti makanan yang mengandung vitamin A yang didapatkan dari wortel, melon, bayam, dan ubi; vitamin C dari buah beri-berian, jeruk, brokoli; vitamin E dari sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian; vitamin D dari ikan, susu, dan paparan sinar matahari yang sehat yakni dari pukul 10 hingga 2 siang; zinc yang didapat dari daging sapi, daging unggas, dan kacang-kacangan; sedangkan omega 3 didapat dari ikan laut, yoghurt, dan biji-bijian.

Oleh karenanya, jangan lupa untuk selalu memerhatikan menu seimbang si kecil setiap harinya ya.

6. Jangan lewatkan jadwal vaksin

Penyakit tak harus ditangkal setelah terinfeksi bukan? Alangkah lebih baik jika penyakit dicegah, yakni dengan melalui pemberian vaksin.

Pengertian vaksin sendiri adalah imitasi dari infeksi yang menyebabkan tubuh membuat kekebalan spesifik terhadap penyakit. Umumnya, setelah divaksinasi si kecil tidak akan mengalami sakit, karena infeksi sudah ditangkal oleh kekebalan tubuhnya melalui vaksinasi.

Ada beberapa vaksin yang wajib diberikan kepada anak, yaitu vaksin polio, BCG, dan DTP.

Alangkah lebih baik, jika si Kecil tidak hanya diberikan vaksin wajib seperti di atas, namun juga diberikan vaksin-vaksin tambahan yang bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuhnya. Jangan lupa sesuaikan dengan usianya ya.

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz