Kontribusi Karl Lagerfeld untuk Industri Fashion Dunia

20 Februari 2019 06:06 WIB

 

Karl Lagerfeld yang telah tutup usia pada 85 tahun, bukan hanya seorang fashion designer namun juga popular culture. Ia mengubah high fashion dari niche interest into blockbuster entertainment. Fashion saat ini telah menjadi salah satu lensa di mana kita melihat dan memproses dunia di sekitar kita. Karl memberikan angina segar pada para perempuan yang lahir setelah Coco Chanel meninggal, merancang busana para selebritas untuk Oscar dan para putri untuk gaun pernikahannya.

Berikut kontribusi Karl Lagerfeld selama hidupnya untuk indutri fashion dunia. Mulai dari awal memenangkan kontes hingga menjadi salah satu designer top dunia.

 

1954 – Memenangkan Woolmark Prize

 

(Karl memenangkan beat coat award di Woolmark Prize tahun 1954)

(Getty Images)

Saat remaja, Karl pindah dari kota kelahirannya Hamburg ke Paris  dan walaupun ia tidak datang ke sekolah fashion atau art school, tak lama ia pun membuat trademark. Woolmark prize ke-2 tahun 1954, Karl memenangkan kategori best coat pada usia 21 tahun. Saat prestasi ini menunjukkan bakat Karl, rivalnya – Yves Saint Laurent- juga sudah menjadi sorotan dengan memenangkan best dest design pada usia 18 tahun. Selama masa hidup, keduanya adalah teman dan musuh yang selalu saling dukung dalam pekerjaan dan kehidupan.

 

1965 – Bergabung dengan Fendi

 

(Karl bersama lima Fendi bersaudara)

(Getty Images)

Karl Lagerfeld menghabiskan 54 tahun semasa hidupnya untuk rumah mode Fnedi, memproduksi lebih dari 100 koleksi untuknya. Sang designer muda, pada saat itu adalah seorang pekerja lepas yang bekerja untuk Krizia dan Charles Jourdan. The Fendi sisters mempekerjakan dia untuk membawa kesan jiwa muda pada koleksi dari brand Italia ini. Dalam koleksinya bersama Fendi, Karl menyuguhkan tufted, dyed dan shaved fur coats.

 

1983 – Menjadi Bagian dari Chanel

 

(Debut show Karl Lagerfeld bersama Chanel tahun 1983)

(Getty Images)

Karl bergabung dengan Chanel sebagai pekerja part-time pada tahun 1983, sekaligus melanjutkan pekerjaan mendesainnya unntuk Chloe, Fendi dan yang lainnya. Namun, pekerjaannya untuk Chanel selama lebih dari 36 tahunlah yang membuat dirinya terkenal hingga sekarang. Show pertamanya bersama Chanel tidak begitu mengesankan bagi para kritikus fashion di mana ia mengkonsentrasikan koleksi siluet tahun 20an dari pada pastel skirt suits trademark khas Chanel. Setelah lebih dri beberapa dekade, Karl membuktikan bahwa dirinya dapat menciptakan kembali brand ini menuju kesuksesan. “Salah satu hal baik tentang Chanel adalah ide yang dapat kamu adaptasi ke berbagai hal,” ungkap Karl.

 

1994 – Pop Culture Comes to Chanel

 

(Karl hadirkan Pop Culture di catwalk Chanel tahun 1994)

(Getty Images)

“Fashion is about today,” ungkap Karl Lagerfeld kepada New Yorker profile di tahun 2007. Koleksinya telah merepresentasikan segalanya mulai dari perubahan cuaca hingga Amy Winehouse dan feminis modern. Show ini adalah salah satu contoh awal koleksi pop culture di Chanel catwalk. Acara ini menampilkan supermodel Kate Moss, Carla Bruni dan Naomi Campbell menggunakan bucket hats, baggy trousers dan denim.

 

2004 – Mendesain untuk Koleksi H&M

 

(Koleksi Karl Lagerfeld untuk H&M tahun 2004)

(Getty Images)

Pada tahun 2004, ide seorang designer berkolaborasi dengan high-street brand adalah sebuah konsep yang baru. Karl Lagerfeld menjadi designer pertama yang berkolaborasi dengan H&M yang sekarang menjadi koleksi tahunannya. Mengambil inspirasi dari tampilan monochrome dirinya, ia juga muncul dalam kampanye koleksi ini bersama pada model. Koleksi ini merupakan salah satu koleksi yang cukup sukses yang terjual habis hanya dalam hitungan menit.

 

2014 –The Chanel Supermarket Show

 

(The Chanel Supermarket Show tahun 2014)

(Alamy Stock Photo)

pada tahun 2010an, Chanel fashion show tak hanya dikenal sebagai momen untuk memperagakan koleksi busana terbaru mereka, namun juga setting runway yang begitu mempesona. Mengambil ide dari yang berdasarkan akan pengalaman hingga yang ektrim, mereka entah bagaimana dapat menyuguhkan instalasi Disney-style theme park. Ketika banyak influencer yang menghadiri fashion show menginginkan lebih dari sekedar model yang berjalan di atas catwalk, Karl menghadirkan – The Chanel Supermarket, dalam peragaan busananya di tahun 2014. Keseluruhan set lengkap sesuai dengan supermarket seperti biasanya.

 

2017 – Memenangkan Medali the Grand Vermeil

 

(Karl dianugerahi medali Grand Vermail tahun 2017)

(Getty Images)

Pria keterununan Jerman ini menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Paris, mendesain untuk merek-merek fashion Paris. Dapat dikatakan bahwa pandangannya menjadi kekuatan terbesanya memberikan dirinya akses untuk koleksi-koleksi Paris , mulai dari Breton stripes hingga brasserie. Dia dianugerahi Grand Vermail, penghargaan tertinggi Paris, setelah haute couture show yang menamplan replika menara Eiffel setinggi 38 meter pada sebuah catwalk. Memberikan medali penghargaan ini kepada Karl Lagerffeld, Walikota Anne Hidalgo mengatakan: “Paris loves you – you are Paris.”

 

 

(Cover source: Instagram @karllagerfeld)

 

 

 

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz