Fakta Hingga Dampak Buruk Mom Shaming Pada Ibu

27 Mei 2019 21:14 WIB

 

Di era digital yang memudahkan segala hal, berdampak pada perkembangan di berbagai bidang ilmu, salah satunya bagaimana perlakuan ibu terhadap si kecil. Mulai dari masa kehamilan sampai membesarkan anak. Berkat perkembangan ilmu pengatahuan itu pula yang akhir-akhir ini menyebabkan seseorang melakukan tindakan mom shaming, yaitu tindakan mempermalukan ibu dengan cara membandingkan perlakuan terhadap anak. Parahnya, mom shaming justru dilakukan oleh orang-orang disekitar, termasuk keluarga.

Apa Itu Mom Shaming

Mom shaming merupakan suatu sebutan untuk tindakan merendahkan atau mempermalukan seorang ibu dengan cara memberikan kritikan atau hujatan tentang bagaimana cara memperlakukan anaknya. Biasanya, tindakan ini ditujukan kepada ibu-ibu yang masih muda dan dianggap belum terlalu paham mengenai cara mengurus anak. Tindakan mom shaming yang biasa terjadi yaitu memberikan pertanyaan-pertanyaan seperti "kenapa tidak lahiran normal?", "kenapa cara menggendongnya seperti itu?", "kenapa si kecil tidak diberi full ASI?", dan lain-lain.

Pelaku Mom Shaming Biasanya Orang Terdekat

Tindakan mom shaming bisa saja dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Biasanya, pelaku mom shaming merupakan orang-orang terdekat, bahkan anggota keluarga sendiri. Pelaku mom shaming biasanya teman-teman dekat, mertua, saudara, bahkan orangtua sendiri.

Hal yang Menjadi Sumber Mom Shaming

Banyak hal yang dapat menjadi sumber tindakan mom shaming. Yang paling banyak dialami yaitu seputar kedisiplinan anak, nutrisi makanan yang diberikan kepada si kecil, kebiasaan tidur anak, ASI dan susu formula, keamanan dan perawatan anak. Selain itu masih banyak lagi hal-hal yang dapat menjadi sumber tindakan mom shaming.

Faktor Pemicu Mom Shaming

Tindakan mom shaming biasanya dilakukan oleh orang-orang di sekitar. Biasanya, orang tersebut melakukan tindakan mom shaming karena beberapa faktor, diantaranya adanya rasa cemburu karena melihat temannya lebih baik darinya, adanya rasa bosan, kelelahan, adanya rasa iri dan dengki, dan haus akan pengakuan dari orang lain.

Ternyata efek dari mom shaming ini sangat buruk bagi korban. Si ibu dapat mengalami depresi dan tdak lagi percaya diri dalam mengurus si kecil, karena dia menganggap bahwa apa yang dia kerjakan itu selalu salah. Padahal, itu hanya berdasarkan dari perkataan orang saja. Selain itu, kondisi psikologis ibu korban mom shaming juga bisa terganggu.

Jadi Womanblitzer, apakah anda adalah korban, atau justru tanpa disadari adalah pelaku mom shaming? Yuk perbaiki diri agar tidak merugikan sesama ibu!

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz