Fakta-Fakta dari Fobia Terbang

31 Oktober 2018 11:43 WIB

 

Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di laut Tanjung Karang Karawang ini menyisakan luka yang mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia. Insiden tak menyenangkan seperti ini menjadikan banyak masyarakat mulai terserang ketakutan atau fobia akan terbang. Mulai dari catatan kecelakan transportasi pesawat hingga takut akan jatuh menjadi pemicu utama fobia terbang ini. Berikut fakta-fakta tentang fobia terbang yang telah tim Womanblitz.com rangkum dari berbagai sumber.

 

1. Memiliki Banyak Sebutan

 

Ketakutan akan terbang atau fobia terbang ternyata memiliki banyak sebutan atau nama. Mulai dari fear of flying, flying phobia, flight phobia, aviophobia hingga aerophobia. Bagi mereka yang memiliki fobia akan terbang akan selalu menghindari segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia penerbangan  mulai dari bandara, landasan pacu terbang hingga akan mengganti siaran televisi jika sedang memberijtakan tentang dunia penerbangan.

 

2. Setiap Orang Memiliki Risiko Terkena Fobia Terbang

 

Setiap orang baik perempuan atau laki-laki, baik muda, tua ataupun anak memiliki risiko terserang fobia terbang ini. Banyak kasus ditemukan bahwa jika orang tua mengalami fobia terbang, hal ini akan mempengaruhi anak-anak mereka yang memungkinkan sang anak juga memiliki fobia terbang. Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat tentang fobia terbang ini menyebutkan bahwa perempuan cenderung lebih banyak mengalami fobia terbang dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan karena perempuan memiliki kecenderungan untuk memiliki rasa cemas dan mengalami rasa takut yang berlebihan.

 

3. Fobia Terbang Dipicu Oleh Banyak Faktor

 

Bagi penderita aerophobia atau fobia akan terbang biasanya memiliki beberapa fakto pemicu fobia. Mulai dari orang yang memiliki fobia akan ketinggian, memiliki pengalaman buruk saat melakukan penerbangan, mendengar kabar buruk tentang penerbangan hingga takut jika pesawat akan jatuh ketika terbang. Bagi orang-orang yang memiliki claustrophobia yang memiliki ketakutan akan ruang yang sempit dapat menjadi pemicu ketakutan akan terbang karena kabin pesawat akan tertutup dan sempit yang dapat menimbulkan serangan panik.

 

4. Memiliki Banyak Gejala

 

Sama halnya dengan fobia yang lainnya, fobia terbang juga memiliki gejala yang mirip seperti tubuh gemetar, pusing, kulit memerah, merasa tidak tenang dan cemas, berkeringa, jantung berdebar kencang hingga yang paling parah ketika sudah mengalami kesulitan dalam bernapas.

 

5. Fobia Terbang dapat Disembuhkan

 

Jika telah mengalami gejala-gejala akan fobia terbang, hal terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengunjungi ahli kesehatan mental. Salah satu contohnya adalah mengunjungi psikolog. Seorang psikolog mampun mendiagnosis faktor dari fobia terbang itu dan dapat membantu untuk menyembuhkannya dengan mempelajari tentang cara kerja pesawat dan informasi lain yang dapat membantu menyembuhkan rasa takut akan terbang ini.

 

 

(Pictures source: Dokumentasi Internet)



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz