Deretan Alasan Kenapa Terlalu Sering Mengecek Ponsel Bisa Menganggu Kesehatan Mental

3 Desember 2019 03:51 WIB

 

Pernahkan Womanblitzer menghitung berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mengecek ponsel setiap harinya? Sebuah penelitian di Inggris menyebutkan jika kebanyakan orang tanpa sadar menghabiskan sepertiga waktu produktif hanya untuk mengecek ponsel mereka. Dan yang lebih mengejutkan, frekuensi penggunaan ponsel memiliki hubungan dengan penurunan kesehatan mental. Hal ini pun dapat berisiko membuat Womanblitzer terserang beberapa penyakit mental berikut ini.

Nomophobia

 

Apakah Womanblitzer termasuk orang yang selalu mengecek ponsel meski tengah berkumpul dengan sahabat? Hati-hati mungkin anda sudah ketagihan mengecek ponsel atau menderita nomophobia alias ketakutan berlebih saat tidak bisa mengakses handphone. Bila terus dibiarkan, hal ini akan membuat hubungan Womanblitzer dengan orang lain di dunia nyata menjadi tidak sehat. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa ada orang yang merasa kesepian meski memiliki dan berinteraksi dengan banyak teman di dunia maya.

Berikut adalah gejala nomophobia yang harus diwaspadai:

  •  Merasa cemas dan panic saat ponsel tertinggal, baterai habis maupun kehilangan sinyal.
  • Ponsel nyaris tak pernah lepas dari genggaman.
  • Selalu mengecek notifikasi dan update dari sosial media hanya jeda beberapa menit sejak terakhir melakukan.
  • Merasa ponsel berbunyi atau bergetar saat diletakkan padahal tidak.
  • Melupakan tugas penting atau janji.
  • Terlalu sering memikirkan hal di media sosial sampai melewatkan kabar terbaru dari orang dan lingkungan sekitar.

Depresi

 

Sebuah penelitian oleh Baylor University, alasan kebanyakan orang mengecek ponsel karena tengah menghindari emosi negatif. Mungkin Womanblitzer juga termasuk golongan orang yang megintip media sosial hanya untuk mengalihkan pikirian yang sedang kacau. Dalam sesekali waktu pastinya boleh, namun jika terlalu sering hal ini juga tidak baik. Bukah hanya akar masalah emosi negatif yang tak terselesaikan, namun kesehatan mental Womanblitzer juga berisiko terganggu. Bahkan bisa sampai mengalami gangguan depresi hingga kecemasan.

Disorientasi

 

American Sleep Association mengatakakan jika salah satu rahasia terbaik untuk memiliki kesehatan mental dan bisa bertahan dari berbagai kesulitan hidup adalah dengan memiliki tidur yang berkualitas. Namun, kebiasaan mengecek ponsel ketika malam hari mengakibatkan kualitas tidur Womablitzer jauh berkurang. Hal ini dikarenakan blue lights yang terpancar dari layar ponsel memberikan sinyal pada otak untuk menekan produksi hormon melatonin yang berperan penting dalam mengatur jam biologis tubuh. Perpaduan dari kualitas tidur yang burung serta terlalu sering mengecek ponsel akan membuat Womanblitzer mengalami disorientasi sehingga sulit fokus pada waktu, tempat hingga aktivitas yang sedang terjadi.

 

 

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz