Buah Hati Ikut Minum Kopi? Kenali Risiko Kafein untuk Balita Berikut Ini

4 Februari 2020 07:29 WIB

 

Memiliki kebiasaan minum kopi di pagi hari sudah sewajarnya dimiliki oleh orang dewasa. Apalagi saat ini tengah marak beragam jenis kopi susu yang dijual dipasaran membuat hobi minum kopi meningkat. Namun, bagaimana jika buah hati ikut-ikutan minum kopi saat melihat mama dan papanya minum kopi? Ternyata ada juga balita yang masih berusia dibawah 5 tahun yang suka ikut minum kopi seperti kedua orang tuanya. Lalu, bahayakan meminum kopi yang memiliki kandungan kafein untuk balita? 

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Boston Medical Center menjelaskan, 5 % balita mengkonsumsi setidaknya 4 ons atau setara dsetengah cangkir kpi setiap harinya. Jumlah ini pun semakin meningkat saat anak berusia satu hingga dua tahun. Adakah efek samping dan risiko balita mengkonsumsi kopi? Berikut Womanblitz berikan ulasannya.

Tingkat konsumsi kopi balita sangat dipengaruhi oleh kebiasaan orang-orang terdekatnya. Melansir dari Boston Medial Center, balita cenderung akan menyerap kebiasaan sehari-hari orang yang berada di sekitarnya. Jadi, jika orang tua memiliki kebiasaan minum kopi, buah hati akan cenderung ingin mengikuti. Tentu saja kebiasaan minum kop tidaklah baik untuk anak-anak terutama balita.

Menurut halaman vemale.com, bayi dan balita yang mengkonsumsi kopi sebanyak  sampai 2 sendok msih tergolong aman. Namun dengan catatan, konsumsi kopi ini tidak dilakukan setiap hari. meski tergolong aman, namun mengkondumsi kopi tidak dianjurkan untuk balita dan anak-anak.

Hal ini dikarenakan, kopi yang mengandung kaein bisa berisiko pada kesehatan sang buah hati. Terlebih lagi kandungan kafein bisamenignkatkan risiko sakit kepala, gangguan pencernaan hingga gangguan tidur pada bayi dan balita. Sifat kopi yang menyerap zat besi juga dapat mengganggu tumbuh kembang buah hati. Di masa tumbuh kembangnya, anak-anak sebenarnya membutuhkan banyak zat besi.

Jika Womanblitzer tetap ingin mengenalkan kopi kepada anak, ada baiknya jika melakukannya saat usia anak sudah menginjak 6 tahun atau lebih. Kesehatan buah hati adalah tanggung jawab setiap orang tua. Pastikan jika buah hati Womanblitzer selalu terjaga ya.

 



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz