Bencana Karhutla Makin Luas, Ini 3 Makanan yang Dipercaya Dapat Bersihkan Paru-paru

27 September 2019 09:06 WIB

Bencana Kebakarn Hutan Lahan yang juga dikenal sebagai Karhutla kini tengah mengancam beberapa wilayah di Indonesia seperti pulau Kalimantan dan Sumatera. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi ini pun memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan khususnya kesehatan pernapasan. Efek dari karhutla membuat daerah yang terdampak akan mengalami penurunan kualitas udara.

(Source: Kompas.com)

Tak hanya karhutla, polusi udara di kota-kota besar juga dapat menganggu kesehatan pernapasan Womanblitzer semuanya. Untuk mencegah Womanblitzer terserang penyakit pernapasan, berikut tiga makanan yang dipercaya dapat membersihkan paru-paru.

Sayuran Hijau

Sayuran yang berwarna hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, hingga kumis dipercaya dapat menurunkan risiko kanker paru-paru. Dalam sebuah penelitian Journal of National Cancer Institure, perempuan yang mengkonsumsi lebih dari lima porsi sayuran tiap minggunya memiliki risiko terserang kanker paru-paru lebih rendah. Sayuran hijau diketahui kaya akan kandungan glukosinolat yang secara alami menghambat perkembangan beberapa jenis kanker dan menurangi peradangan.

Teh Hijau

 

Sudah menjadi rahasia umum jika teh hijau memiliki banyak manfaat yang berkhasiat bagi tubuh. Teh hijau memiliki banyak kandungan antioksidan yang dipercaya dapat melindungi jaringan paru-paru dari efek berbahaya dari kabut asap maupun polisi dari kendaraan bermotor. Antioksidan teh hijau memiliki sifat antihistamin alami yang biasa digunakan untuk meredakan reaksi alergi dan gejala penyakit saluran pernapasan.

Kacang-kacangan

 

Kacang mengandung banyak vitamin E yang membantu peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh serta bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah seingga oksigen dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan baik. Suplai oksigen yang baik dalam tubuh dapat mencegah pecahnya pembuluh darah di paru-paru serta membantu pernapasan menjadi lebih baik. Kacang almond menjadi jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan vitamin E paling banyak, yaitu 225 mg per 100 gram.



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz