Tagar AintNoCinderella sedang viral di India

11 Agustus 2017 17:22 WIB

Banyak perempuan di India memposting foto mereka keluar di malam hari dan menguploadnya di sosial media dengan tagar #AintNoCinderella setelah seorang politikus memberi komentar yang dinilai arogan dan tidak menunjukkan simpati atas peristiwa dikejarnya seorang DJ perempuan dari tempatnya bekerja ke mobilnya oleh dua orang lelaki, “seharusnya gadis itu tidak keluar sampai larut malam”

Varnika Kundu yang bekerja sebagai DJ dikejar oleh dua orang pria ketika hendak pulang seusai bekerja hari Jumat malam, 4 Agustus. Bahkan ketika Varnika sudah berada dalam mobilnya, sang pengejar masih berusaha untuk menyerangnya. Untungnya polisi segera datang setelah Varnika menelpon. Varnika kemudian membagi pengalamannya di facebook nya, dan kisahnya segera menjadi viral. Setelah itu sang pengejar, di mana salah satunya adalah Vikas Barala anak seorang politisi, ditangkap oleh pihak Kepolisian karena stalking, menyetir sambil mabuk dan usaha penculikan.

Ramai-nya peristiwa ini diperbincangkan oleh publik membuat seorang Politisi yang berasal dari satu partai dengan ayah Vikas Barala, yaitu partai Bharatiya Janata Party (BJP), memberi komentar yang terkesan menyalahkan Varnika. Kepada CNN-News 8, Ramveer Bhatti, sang politisi mengatakan “Seorang gadis tidak seharusnya keluar jam 12 malam. Kenapa dia harus menyetir malam-malam. Situasinya tidak baik. Kita harus menjaga diri kita sendiri.” Dan kepada The Times of India seperti yang dilansir oleh BBC.com Ramveer mengatakan bahwa “Orang tua seharusnya menjaga anak mereka. Mereka seharusnya tidak membiarkan anak mereka untuk berkeliaran malam-malam. Anak-anak harus pulang ke rumah tepat waktu. Kenapa masih diluar ketika sudah malam?”

Dan tentu saja komentar yang tidak mengandung simpati ini mengundang reaksi, segera sesudahnya banyak perempuan memasang foto mereka sedang berada di luar rumah ketika malam di media sosial baik twitter maupun instagram dengan tagar #AintNoCinderella

Aksi ini dimulai oleh Divya Spandana, seorang anggota kongres dari partai oposisi yang juga adalah seorang artis yang dikenal dengan nama Ramya, yang memasang fotonya di twitter dengan caption #AintNoCinderella dan segera diikuti oleh banyak perempuan lainnya misalnya Palak Sharma, seorang jurnalis dan Nicole Faria, Miss Earth 2010 asal India.

Kepada BBC Divya mengatakan alasannya “kenapa perempuan tidak boleh keluar rumah? Saya menanyakan ini kepada Pak Bhatti siapa mereka memberi batasan jam kepada kami (perempuan)? Saya ingin bertanya kepadanya sia dia sampai-sampai mempertanyakan kami (perempuan)? ini adalah pola pikir yang regresif sekali”. ”

Dan Divya pun memulai kampanye nya itu dengan mengirim pesan kepada kontak perempuan yang ada di Whatsapp grupnya “Kali ini mereka mengatakan kepada kita kapan kita boleh dan tidak boleh keluar rumah. Ini harus dihentikan.” Demikian katanya seperti yang dilansir oleh ELLE.com.

photo source : scoopwhoop.com

photo source : scoopwhoop.com

photo source : INSTAGRAM/@nicolefaria9

photo source : INSTAGRAM/@rj_ira

photo source : INSTAGRAM/@shirley_thachil

photo source : INSTAGRAM/@gagzbrar88

 

 

photo source cover : twitter



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz