inilah 7 hal yang menyebabkan perselingkuhan

17 Januari 2018 20:14 WIB

Womanblitzers, apa yang menyebabkan suatu perselingkuhan?

Well, kalau menurut sebuah penelitian terbaru yang dimuat di The Journal of Sex Research, ada tujuh hal yang bisa menyebabkan seseorang melakukan perselingkuhan. Survey ini dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Amerika Serikat terhadap sekitar 495 orang, laki-laki dan perempuan, dengan range usia 20 tahunan. Dan inilah alasan mereka melakukan perselingkuhan dan adultery, seperti yang dilansir di Independent.co.uk 

1. Sudah tidak cinta lagi menjadi alasan yang dipilih oleh 77% responden untuk melakukan perselingkuhan. Namun kalau menurut Chelsea Leigh Trescott, seorang ahli dalam relationship, kepada Bustle, alasan ini lebih berarti berarti bahwa si pelaku perselingkuhan sudah tidak merasa dicintai oleh pasangannya lagi. 

2. Mereka ingin hubungan seksual yang lebih bervariasi menjadi alasan kedua yang banyak dipilih oleh para responden. Jika hal ini yang terjadi, tentu saja kesalahan bukan kepada pasangan yang dikhianati, it’s not about not giving a good service or whatsoever.

3. Tingkat komitmen yang rendah di mana 41% responden mengaku bahwa perselingkuhannya dilakukan karena dia tidak merasa harus memberikan komintmen khusus kepada pasangan utamanya.

4. Faktor-faktor situasional seperti terlalu mabuk menjadi salah satu hal kenapa perselingkuhan bisa terjadi dan menjadi penyebab 70% orang melakukan adultery atau perzinahan 

5. 57% orang melakukan perselingkuhan dan adultery adalah untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

6. Rasa marah ternyata juga menjadi alasan 43% orang melakukan perselingkuhan dan adultery. Bisa marah kepada pasangannya sebagai bentuk tindakan balas dendam atau…marah karena berbagai hal yang terjadi di tempat kerja atau lingkungannya yang membuatnya bisa saja ‘jatuh’ kepada seseorang yang dikenalnya baik 

7. Just for sex menjadi alasan lain sebab terjadinya perselingkuhan dan adultery, di mana kebanyakan yang melakukannya adalah kaum lelaki. Sementara kaum perempuan yang melakukan hal ini memberi alasan bahwa pasangannya tidak memperhatikannya.

Sementara itu, menurut survey lainnya yang dilakukan oleh Louanne Ward Matchmaking, menjadi anggota situs dating, seperti tinder etc, saat sedang menjadlin hubungan khusus dengan seseorang sudah bisa dianggap tidak setia/berselingkuh. Survey dilakukan terhadap  56.5 % laki-laki dan 43.5% perempuan sebagai partisipan untuk mengetahui batasan orang dikatakan tidak setia/berselingkuh dari pasangannya. 74% partisipan mengatakan kalau seseorang yang sudah berpasangan mencium orang lain, sudah bisa dikatakan tidak setia, sementara 31% lainnya menganggap bahwa berhubungan secara emosional dengan orang lain yang bukan pasangannya sudah bisa dianggap tidak setia.



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz