Drone menggantikan model membawa tas koleksi terbaru d&G A/W 2018

2 Maret 2018 09:34 WIB

Meskipun gelaran Milan Fashion Week musim Fall/Winter 2018 sudah usai, dan berpindah ke paris perancis, namun uforianya masih terasa. Terutama pada gealran presentasi fashion brand fashion luxury Italia, Dolce & gabbana. Menjadi salah satu gelaran penutu di Milan Fashion Week, Dolce & Gabbana yang memang dikenal piawai dalam menciptakan show yang spektakuler sekaligus dramatis.

Hal itu tampak pada pembukaan fashion show yang ebrlangsung apda hari Minggu, 25 Februari 2018 kemarin. D & G berhasil membuat 600 penonton show takjub dengan mengusung koleksi tas terbarunya untuk fall/Winter 2018 dengan menggunakan drone. Tas-tas quilted dari bahan kulit yang cantik dari koleksi ‘Devotion Bag’nya masing-masing diterbangkan oleh drone, berjajar di atas runway.

Untuk membuat gelaran  spektakuler itu, D & G sampai harus terlambat selama 45 menit untuk memulai acaranya. Hal itu terjadi karena memberi pengertian kepada 600 penonton untuk mematikan koneksi wi-finya tanpa mengatakan alasannya bukanlah hal yang mudah. Bahkan menurut kabar yang dilansir dari ABCnews, Anna Wintour, Editor-in-Chief majalah Vogue, sampai meningkalkan bangkunya di baris depan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan fashion show itu terlambat.

Namun pada akhirnya, pagelaran busana itu menjadi hal yang banyak dibicarakan dan diberitakan, meskipun kabarnya tidak banayk media yang diundang untuk menghadiri acara tersebut.

Selain suguhan koleksi tas dengan drone, koleksi busana terbaru D & G untuk musim Fall/Winter 2018 juga banyak mendapat pujian dari apra penikmat fashion terutama dengan rancangan-rancangan gaun sequined, gaun-gaun berbahan sciffon dengan motif bunga serta tidak ketinggalan dress-dress cantik yang terinspirasi oleh lingerie yang menjadi salah satu signature dari D&G.

photo source : instagram/@dolcegabbana

 

 

 

coverphotosource : brit+co



Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz